je t'aime japon's Blog

April 13, 2010

Tips makan Cara hemat di Jepang

Filed under: Tips — aimejapon @ 3:00 pm

Salah satu daya tarik utama dari perjalanan ke Jepang adalah wisata kulinernya yang begitu nikmat. Meski di Indonesia sudah banyak terdapat restoran Jepang, namun sensasi menyantap makanan Jepang di negerinya sendiri, sudah tentu tidak bisa dibandingkan dengan restoran Jepang terenak dan termahal di Indonesia sekalipun. Kuliner Jepang tidak hanya berupa sushi dan sashimi. Ada lebih banyak jenis makanan Jepang yang jarang bisa ditemukan di luar negeri asalnya. Bila Anda menyantap makanan Jepang di restoran kelas atas di kota-kota besar di negeri matahari terbit ini, jangan protes jika di tagihan yang Anda bayar bakal tertera pajak pelayanan (service charge) yang jumlahnya berkisar antara 10-15% dari total pembelanjaan Anda. Jadi, usahakan untuk menghindari restoran-restoran mahal saat berada di Jepang. Karena sesungguhnya sensasi kuliner makanan Jepang justru ditemukan pada depot-depot sederhana yang tidak terlihat glamor dan mewah.

Budaya Jepang yang paternalistik cenderung memiliki banyak aturan dan etika dalam hal bersantap. Kebanyakan aturan tersebut ‘menguntungkan’ para pria karena hampir bisa dibilang, para pria bebas melakukan apa saja tanpa ada aturan yang mengikat. Sementara untuk para wanita, ada berbagai aturan yang harus dipatuhi jika tidak ingin dianggap sebagai orang yang tidak sopan. Well, salah satu hal yang menarik dalam traveling adalah mempelajari aturan dan tata cara masyarakat setempat… Dan di Jepang ini, Anda bisa mempelajari banyak hal yang mungkin berbeda dengan adat istiadat keseharian kita di Indonesia.

Jika ada hal-hal yang tidak Anda mengerti kenapa ritual tertentu dilakukan, sebaiknya usahakan untuk berpikir menggunakan logika. Namun, jika dipikir secara logika, Anda tidak menemukan jawaban yang pas, hmm…. turuti aja deh apa yang sudah ditetapkan dan dilakukan oleh masyarakat setempat🙂

Informasi Penting Tentang Kuliner Jepang:

Pemesanan – Masalah terbesar yang sering dihadapi oleh wisatawan asing saat hendak melakukan order di restoran atau depot-depot sederhana yang ada di Jepang adalah bahwa seringkali daftar menu makanan yang dimiliki oleh restoran tersebut hanya tertulis dalam bahasa Jepang. Tidak ada penjelasan dalam bahasa Inggris tentang jenis makanan tersebut.

Solusi terbaik untuk mengatasi hal ini adalah, Anda dianjurkan untuk mengunjungi resto atau depot yang memajang display contoh replika makanan dari bahan plastik di etalase mereka. Biasanya, display tersebut juga dilengkapi dengan harga, sehingga bisa memudahkan Anda untuk memilih.

Nah, jika Anda tidak menemukan restoran atau depot yang memiliki display replika makanan di etalasenya, pilihlah restoran atau depot yang banyak pengunjungnya. Anda bisa melihat sekeliling, jenis makanan apa yang dipesan oleh tamu-tamu yang ada di sana. Jika ada yang sekiranya menarik minat Anda, Anda bisa langsung memanggil pelayan dan minta untuk order makanan serupa.

Alternatif lainnya lagi adalah, Anda memesan teishoku, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan “set menu of the day”. Seringkali bahkan ini adalah pilihan terbaik buat Anda karena set menu ini harganya cukup terjangkau dan sudah terdiri atas berbagai macam makanan seperti makanan utama, soup, nasi putih, makanan kecil dan juga acar khas Jepang. Biasanya paket teishoku ini dijual saat makan siang, di mana banyak orang tidak memiliki waktu lama untuk memilih-milih makanan karena keterbatasan waktu.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: