je t'aime japon's Blog

April 6, 2010

Aisatsu Bahasa Jepang di Kantor

Filed under: Nihongo benkyou — aimejapon @ 3:30 pm

Aisatsu (salam/greeting) sangat penting dalam budaya Jepang. Sebelum ke Jepang saya tidak biasa menyapa orang dengan sapaan “selamat pagi“ atau sejenisnya. Sebagai gantinya saya ganti dengan pertanyaan “sedang apa”, “mau ke mana”, dan sejenis itu. Di Jepang aisatsu itu wajib. Tidak hanya di kantor/sekolah, juga di rumah. Saat bertemu pertama kali di pagi hari, juga saat hendak pulang sore hari. Pernah saya ditegur oleh Sensei karena tidak aisatsu saat bertemu dia. Sejak itu saya tak pernah lupa untuk aisatsu.

Ucapan salam dalam berbagai bahasa menarik untuk dicermati maknanya. Berikut makna beberapa aisatsu dalam bahasa Jepang.

Ohayougozaimasu. Ini adalah aisatsu di pagi hari. Saat keluarga baru bangun tidur, biasanya saling mengucapkan ini. Bentuk pendek yang tidak formal adalah sekedar mengucap „ohayo“.

Kata ini berasal dari kata “hayai” yang artinya cepat (early). Penambahan o di depan kata, gozaimasu di belakang, serta perubahan bentuk hayai menjadi hayaou adalah format perubahan kata dalam bahasa penghormatan (sonkeigo). Yang hendak diungkapkan dalam aisatsu ini adalah sebuah pujian: “Anda bangun cepat, ya.” Karena itu, kalau seseorang terlambat bangun, atau terlambat masuk kantor, biasanya sapaannya diplesetkan menjadi “osougozaimasu”, berasal dari kata “osoi” yang artinya lambat.

Konnichiwa dan konbanwa. Keduanya masing-masing berarti selamat siang dan selamat malam. Secara lateral keduanya adalah kalimat yang terpenggal, seakan ada bagian yang hendak diucapkan. Konnichiwa berarti „hari ini………..“, demikian pula konbanwa berarti „malam ini………“. Mungkin sisa kalimatnya berisi harapan/doa agar hari/malam ini jadi hari/malam yang baik.

Ucapan selamat malam yang setara dengan „good night“ adalah oyasuminasai. Artin lateralnya kurang lebih sama dengan good night, yaitu selamat beristirahat.

Aisatsu yang paling umum dikenal adalah arigatou gozaimasu, yang dipadankan dengan “terima kasih”. Bentuk katanya sama dengan ohayo gozaimasu, yaitu bentuk halus dari sebuah kata sifat. Asal katanya adalah arigatai. Kata ini sendiri berasal dari dua kata, yaitu ari (aru) yang artinya ada, dan katai (berubah ucapan menjadi gatai) yang artinya sulit. Arigatai sendiri maknanya „sulit/jarang ada“, karena itu menjadi sangat penting dan bermakna sekali. Mengucapkan arigatogozaimasu berarti kita menganggap sesuatu yang telah dilakukan untuk kita sangat penting dan berarti buat kita, karena itu kita berterima kasih.

Masih dengan pola yang sama adalah ucapan selamat atas keberhasilan seseorang, yaitu omedetou gozaimasu. Asal katanya adalah medetai, yang artinya sesuatu yang menyenangkan dan patut dirayakan.

Saat hendak keluar rumah orang Jepang mengucapkan ittekimasu, artinya saya pergi (sekarang). Orang yang ditinggalkan membalasnya dengan itterashai (selamat jalan). Yang unik adalah saat pulang, yang diucapkan adalah tadaima. Arti lateralnya adalah „sekarang“. Mungkin lengkapnya adalah tadima kaerimashita, saya sekarang sudah pulang. Dalam kartun Doraemon, Nobita selalu mengatakan „saya sudah pulang“, yang merupakan terjemahan dari tadaima. Jawaban atas tadaima adalah okaerinasai, yang artinya „selamat pulang“.

Aisatsu yang agak jarang saya temukan dalam bahasa lain adalah otsukaresamadeshita dan gokurosamadeshita. Asal kata kedua aisatsu ini bermakna hampir sama. Tsukare artinya capek/lelah, kurou juga kurang lebih sama maknanya. Kata sama dalam kata ini bermakna tuan, bentuk halus dari san.

Kedua aisatsu ini dutujukan kepada seseorang yang baru selesai melakukan sesuatu. Otsukaresama deshita bisa digunakan kalau pengucapnya juga ikut bersama melakukan aktivitas tadi. Sedangkan gokurosamadeshita lebih khusus, yaitu ucapan untuk seseorang yang telah melakukan sesuatu bagi si pengucap. Arti lateral secara lengkapnya kurang lebih „Anda telah melakukan sesuatu untuk saya sampai Anda kelelahan“.

Mirip dengan struktur ini, kepada orang yang telah menunggu kita kita ucapkan omachido samadeshita (artinya Anda telah menunggu).

Ganbatte kudasai atau ganbare adalah ucapan untuk menyemangati seseorang yang akan melakukan sesuatu seperti menjalani ujian atau mencoba sebuah tantangan. Asal katanya adalah ganbaru, yang artinya mengerahkan segenap kemampuan. Aisatsu ini berbentuk kalimat perintah. Pesannya adalah „gunakan seluruh kemampuanmu“. Yang diberi ucapan membalasnya dengan ucapan ganbarimasu, artinya dia akan mengerahkan seluruh kemampuan.

Di pabrik saya setiap selesai senam pagi ( Taisho) seluruh karyawan menerikakkan kata-kata itu: Ganbarimasu! atau Yoshi !!yang kalau di artikan semangat….

http://berbual.com

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: