je t'aime japon's Blog

Agustus 9, 2009

Partikel dalam Bahasa Jepang (part 2)

Filed under: Nihongo benkyou — aimejapon @ 3:33 am

6. [に=ni]
A: DI belakang K. Benda yang menunjukkan waktu, fungsinya adalah untuk menunjukkan waktu kejadian itu.
Contohnya:
Maiasa 6-ji ni okimasu = Tiap pagi saya bangun jam 6

B: Dipakai untuk menunjukkan kepada siapa atau sasaran kemana perbuatan ditujukan.
Watashi wa tomodachi ni hana o agemashita = Saya memberi bunga kepada teman

C: Kalau dipakai bersama K. Kerja yang mempunyai makna “menerima” seperti misal moraimasu, naraimasu, dsb, untuk menunjukkan tempat asal benda/hal yang diterima itu.
Watashi wa Daimon-san ni tokei o moraimashita = Saya mendapat jam dari Sdr. Daimon.

D: Kalau dipakai bersama K. Kerja yang berarti “kehadiran” misal arimasu, imasu, dsb, untuk menunjukkan tempat adanya orang atau benda itu.
Tanaka-san wa jimusho ni imasu = Sdr. Tanaka ada di kantor

E: Kalau dipakai bersama K. Kerja seperti hairimasu, suwarimasu, norimasu, dsb, menunjukkan tempat tujuan atau titik akhir dari gerakan itu.
Heya ni hairimasu = Masuk ke kamar
Isu ni suwarimasu = Duduk di kursi
Basu ni norimasu = Naik bus

F: Dipakai di depan K. Kerja yang menunjukkan gerakan berpindah seperti ikimasu, kimasu, kaerimasu, dsb, menunjukkan maksud dari gerakan perpindahan itu.
Sukii ni ikimasu = Pergi main ski
Depa-to e kutsu o kai ni ikimasu = Pergi membeli sepatu ke toserba

G: Dengan K. Kerja yang menunjukkan perubahan seperti kaemasu, narimasu, dsb, menunjukkan hasil dari perubahan itu.
Doru o en ni kaemasu = Menukar dolar ke yen

7. [へ=e]
Dipakai setelah K. Benda yang menunjukkan tempat dengan Predikat K. Kerja yang bermakna “perpindahan” seperti ikimasu, kimasu, kaerimasu, dsb, menunjukkan arah perpindahan itu.
Contohnya:
Kyouto e ikimasu = Pergi ke Kyoto

*)Dalam hal ini ada pula kalanya dipakai ni yang menunjukkan tempat tujuan:
Kyouto ni ikimasu = Pergi ke Kyoto

8. [で=de]
A: Untuk menunjukkan alat atau cara yang dipakai pada waktu melakukan gerakan.
Densha de Toukyou e ikimasu = Pergi ke Tokyo dengan kereta

B: Untuk menunjukkan tempat terjadinya gerakan / perbuatan.
Depa-to de shatsu o kaimasu = Membeli kemeja di toserba

C: Pada kalimat yang menunjukkan pilihan dari antara satu kelompok atau golongan, dipakai untuk menunjukkan kelompok itu.
Kurasu de Nana-san ga ichiban wakai desu = Sdri. Nana yang paling muda di kelas

9. [と=to]
A: Menunjukkan orang yang bersama-sama melakukan perbuatan.
Contohnya:
Watashi wa tomodachi to Kamakura e ikimasu = Saya pergi ke Kamakura dengan teman

B: Menghubungkan K. Benda dengan K. Benda secara sederajat.
Pan to tamago o tabemasu = Makan roti dan telor

C: Dalam kalimat perbandingan yang menyebutkan benda-benda secara kongkrit, menunjukkan apa-apa yang diperbandingkan.
Ko-hi- to ocha to, dochira ga ii desu ka = Mau yang mana, kopi atau teh?

10. [や=ya]
Seperti halnya to, menghubungkan K. benda dengan K. Benda secara sederajat, tapi kalau pada to semuanya disebutkan, maka pada ya tidak semuanya melainkan hanya 2 atau 3 saja dari antaranya.
Heya ni beddo ya tsukue ya isu ga arimasu = Di kamar ada tempat tidur, meja, kursi, dsb

11. [から=kara] [まで=made]
Menunjukkan titik awal dan titik akhir waktu atau tempat.
Mainichi 9-ji kara 5-ji made hatarakimasu = Tiap hari saya bekerja dari jam 9 sampai jam 5.
Toukyou kara Oosaka made shinkansen de 3-jikan gurai kakarimasu = Dari Tokyo sampai Osaka menggunakan shinkansen perlu waktu sekitar 3 jam

12. [まで に=made ni]
Menunjukkan batas waktu perbuatan itu harus selesai.
12-ji made ni ryou e kaeranakereba narimasen = Anda harus sudah kembali ke asrama sebelum jam 12

13. [か=ka]
A: Kalau ditempatkan pada akhir kalimat, berfungsi membentuk kalimat tanya.
Anata wa Ria-san desu ka: Anda Sdri. Ria?

B-1: Dipakai untuk meyakinkan hal yang dikaakan oleh lawan bicara.
Kaban-uriba wa doko desu ka = Tempat penjualan tas dimana?
–> Kaban uriban desu ka. 5-kai desu = Oh, tempat penjualan tas. Di lantai 5.

B-2: Kalau nada ucapannya diturunkan, dipakai untuk menunjukkan bahwa kita mengikuti pembicaraan lawan.
Nihon-go no benkyou wa 9-ji kara desu = Pelajaran bahasa Jepang mulai jam 9.
–> Sou desu ka = Oh begitu.

14. [より=yori] Dalam kalimat perbandingan, dipakai untuk menunjukkan apa yang dijadikan standar perbandingan.
Indonesia wa Nihon yori atsui desu = Indonesia lebih panas daripada Jepang

15. [ね=ne]
1) Ditaruh di belakang kalimat untuk menguatkan pernyataan kita, dan juga dipakai waktu mengharapkan pendapat yang sama dari yang diajak (tidak dipakai waktu berbicara kepada diri sendiri).
Contohnya:
Benkyou wa 9-ji kara 5-ji made desu = Belajarnya dari jam 9 sampai jam 5
–> Sou desu ka. Taihen desu ne = Oh begitu. Berat sekali ya.

Kireina ningyou desu ne = Boneka yang cantik ya?
–> Sou desu ne = Iya, ya.

2) Dalam bentuk Ii desu ne, dipakai untuk menunjukkan bahwa kita menyetujui ajakan/usul lawan bicara.
Isshoni eiga o mimasen ka = Maukan nonton bersama saya?
–> Ii desu ne = Baiklah

Ashita Fujisan e ikimasu = Besok saya akan pergi ke gunung Fuji
*–> Ii desu ne = Bagus sekali
* Dalam hal ini bukan untuk menerima ajakan, tetapi berfungsi sama dengan 1) di atas.

3) Dalam bentuk Sou desu ne dipakai untuk mengulur waktu sementara memikirkan jawaban terhadap pertanyaan, ajakan maupun usul.
Nihon-go no benkyou wa dou desu ka = Bagaimana dengan pelajaran bahasa Jepang anda?
–> Sou desu ne. Muzukashii desu ga, omoshiroi desu = Yah, sulit tapi menarik.

Kireina kouen desu ne = Taman yang indah ya?
*–> Sou desu ne = Betul
* Dalam hal ini Sou desu ne adalah untukmenyatakan sependapat; ucapan ne tidak dipanjangkan.

16. [よ=yo]
Di taruh di belakang kalimat untuk mendesak lawan bicara, menekankan sesuatu yang tidak diketahuinya, atau menegaskan pendapat kita.
Kono densha wa Yokohama e ikimasu ka = Apakah kereta ini pergi ke Yokohama?
–> Iie, ikimasen. 3-bansen desu yo = Tidak, yang peron 3 lah yang ke sana.

3 Komentar »

  1. posting yang bagus… kenalan dulu ya… saya Agus Suhanto

    Komentar oleh Agus Suhanto — Agustus 10, 2009 @ 11:23 pm

    • hii. watashi heny desu,., yoroshiku ne,, nanka attara, douzo renraku shite kudasai, tsugi no comment wa matte masu yo jya ne ^_^

      Komentar oleh aimejapon — Agustus 12, 2009 @ 1:46 pm

  2. ii janai kore,,,natsukashi ne ….inget masa pendidikan jaman japan uey….

    Komentar oleh rangga ugy — September 19, 2009 @ 5:28 pm


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: